Tasyakuran Aqiqah

Tasyakuran Aqiqah – Sebagai seorang muslim yang ingin melaksanakan aqiqah, niat melaksanakan aqiqah ada baiknya bukan hanya karena ingin menggugurkan kewajiban. Tapi lebih dari itu, tapi juga ingin niat bersodaqoh dengan cara mengadakan tasyakuran aqiqah.

Tasyakuran aqiqah merupakan sebuah tradisi yang ada di masyarakat muslim Indonesia. Di mana tasyakuran aqiqah biasa diisi dengan pengajian, khataman Al-Qur’an atau pembacaan Yasin dan Tahlil dengan mengundang masyarakat sekitar.

tasyakuran aqiqah

Pengertian Tasyakuran

Tasyakuran sudah menjadi tradisi dalam masyarakat muslim yang ada di Indonesia. Saat seseorang mendapatkan sebuah nikmat, maka dianjurkan bagi ia mengadakan acara tasyakuran atau bisa juga disebut selametan dalam bahasa Jawa.

Tasyakuran di Indonesia identik dengan  orang yang akan berangkat haji, melakukan acara selametan haji, 7 bulan kehamilan, dan tasyakuran aqiqah anak. Meskipun identik dengan hal-hal demikian, melakukan tasyakuran juga bisa dilakukan ketika seseorang sedang mendapatkan rizki.

Bisa jadi tasyakuran diselenggarakan karena telah lulus ujian, selesai membangun rumah, membeli kendaraan baru, usaha atau bisnis sedang meningkat dan lain sebagainya.

Pada dasarnya tasyakuran berasal dari kata syukur, yang artinya adalah memuji kenikmatan yang diberikan Dzat Yang Maha Kuasa, Allah SWT.

Kata syukur telah disebutkan sebanyak 75 kali di dalam kitab suci umat Islam, yakni al-Quran. Uniknya, kata al-Quran juga menyebutkan sejumlah 75 kali yang sama untuk kata bala’ atau musibah.

Oleh sebab itu banyak  mufassir yang mengatakan bahwa kata sykur dan musibah menunjukkan bahwa Allah SWT ingin mengatakan bahwa adanya musibah adalah karena manusia kurang bersyukur kepada Allah SWT.

Ayat Tentang Syukur

Adapun ayat yang menjelaskan tentang nikmat bersyukur adalah :

Dan ingatlah juga, saat Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya apabila kamu mau bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepada kamu, dan apabila   kamu mengingkari nikmat yang Ku berikan, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Qur’an Surat Ibrahim ayat7)

Ayat  di atas, Allah SWT dengan jelas telah memberitahukan kepada seluruh umat muslim, bahwasannya jika orang-orang mau bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah ia terima, maka Allah akan menambah nikmat di atas kenikmatan yang telah diberikan-Nya pada ia.

Penambahan nikmat yang dimaksud bisa berbentuk zahir ataupun bathin. Bertambah zahirnya bisa berupa  harta yang bertambah.

Sementara tambahnya nikmat batin bisa berupa ketentraman hati, kebahagiaan keluarga, kekhusyuan shalat, ataupun nikmat-nikmat yang nanti akan diterimanya di akhirat nanti.

Syukur adalah ibadah yang tak akan pernah bisa diukur. Apapun yang diberikan oleh Allah SWT, adalah sesuatu yang harus disyukuri. Sebab  karena taufik dan kemampuan yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa lah umat Islam dapat melakukannya.

Sebagaimana Allah telah berfirman kepada Musa A.S:

“Hai Musa, hendaknya kamu bersyukur kepada-Ku dengan syukur yang sebenar-benarnya. Lalu Musa A.S pun berkata: Bagaimana bisa aku bersyukur sebenar-benarnya, sedangkan tiada ungkapan syukur yang kuungkapkan kepadaMu melainkan itu juga merupakan nikmatMu? 

Allah SWT menjawab: Ya Musa, sekarang kamu baru bersyukur dengan sebenar-benarnya karena kamu menyakini bahwa segala sesuatu adalah merupakan pemberian-Ku.”

Ya, syukur adalah menampakkan dan menggunakan nikmat Allah baik dalam keyakinan di hati, ungkapan ataupun dengan amalan praktek. Salah satu representasi dari wujud rasa syukur seseorang yang sudah “sah” menjadi orang tua adalah dengan melakukan tasyakuran aqiqah.

Tasyakuran aqiqah yang diisi dengan ceramah pengajian ataupun khataman Al-Qur’an selain bisa meningkatkan rasa syukur manusia, juga bisa sebagai sarana meningkatkan ibadah. Mari senantiasa bersyukur.

Untuk anda yang berencana melaksanakan ibadah aqiqah. Percayakan saja ke Alisa Aqiqah, layanan aqiqah siap saji profesional dengan kambing sehat dan sesuai syarat syar’i. Untuk informasi dan pemesanan silahkan hubungi kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *